BATAM – Bulan Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Di berbagai belahan dunia, Ramadan berubah menjadi festival spiritual yang penuh cahaya, kuliner khas, dan tradisi unik yang hanya hadir setahun sekali.

Kalau kamu ingin merasakan pengalaman Ramadan yang berbeda—lebih global, lebih berwarna, dan tetap khusyuk—ini dia 6 negara yang wajib masuk bucket list travel kamu!

  1. Turki – Iftar Romantis di Bawah Cahaya Mahya
Buka puasa di sekitar masjid (ist)

Ramadan di Turki terasa begitu hangat dan penuh kebersamaan. Di kawasan Sultanahmet, warga berkumpul menjelang magrib sambil menggelar tikar untuk berbuka bersama di sekitar Masjid Biru dan Hagia Sophia.

Yang paling ikonik? Mahya—lampu bertuliskan pesan Ramadan yang digantung di antara menara masjid.

Setelah Tarawih, kamu bisa menikmati:

  • Pide Ramadan hangat
  • Baklava legit
  • Teh Turki yang harum

Romantis, syahdu, sekaligus menggugah selera.

  1. Uni Emirat Arab – Ramadan Mewah di Kota Futuristik

Di Dubai, Ramadan memadukan spiritualitas dan kemewahan modern. Banyak hotel menghadirkan tenda Ramadan eksklusif untuk iftar dan sahur.

Setelah berbuka dengan lamb ouzi dan kunafa, kamu bisa menikmati panorama malam dari Burj Khalifa atau berbelanja di Dubai Mall yang tetap hidup hingga larut malam.

Suasananya? Lebih santai, penuh lampu hias, dan elegan.

  1. Maroko – Tradisi Keluarga yang Kental & Autentik

Ramadan di Marrakesh terasa sangat tradisional. Jalanan cenderung sunyi menjelang magrib, lalu mendadak hidup setelah azan berkumandang.

Menu khas berbuka seperti:

  • Harira (sup khas Maroko)
  • Kurma
  • Roti msemen

Malam hari, warga keluar untuk bersosialisasi di alun-alun kota atau menjelajahi kota tua Fes yang kaya arsitektur Islam klasik.

Atmosfernya intim, autentik, dan penuh kehangatan keluarga.

  1. Malaysia – Surga Bazar Ramadan yang Mirip Indonesia

Kalau ingin nuansa yang familiar tapi tetap beda, Malaysia jawabannya.

Di Kuala Lumpur, bazar Ramadan tersebar di berbagai sudut kota. Kamu bisa berburu takjil khas Melayu sebelum Tarawih di Masjid Negara.

Setelah itu, nikmati panorama malam dari Petronas Twin Towers atau jalan santai di Bukit Bintang yang tetap ramai hingga larut.

Cocok buat traveler Indonesia yang ingin suasana luar negeri tanpa culture shock berlebihan.

  1. Arab Saudi – Ramadan Paling Spiritual di Dunia

Ramadan di Arab Saudi adalah pengalaman spiritual yang sulit dilupakan.

Berbuka puasa di pelataran Masjidil Haram bersama jamaah dari berbagai negara menghadirkan rasa persaudaraan global.

Di Masjid Nabawi, suasananya lebih tenang dan damai—terutama saat 10 malam terakhir Ramadan ketika banyak jemaah melakukan i’tikaf.

  1. Mesir – Kota Penuh Lampu Fanous yang Instagramable

Ramadan di Kairo terkenal dengan lampu warna-warni bernama fanous yang menghiasi jalanan.

Setelah Tarawih di Masjid Al-Azhar, kamu bisa menyusuri pasar tradisional Khan el-Khalili yang dipenuhi pernak-pernik khas Timur Tengah.

Suasana malamnya hidup, meriah, dan sangat fotogenik.

Ramadan, Perjalanan, dan Pengalaman Tak Terlupakan

Mengunjungi negara lain saat Ramadan bukan sekadar liburan. Ini tentang merasakan kebersamaan lintas budaya, memperluas perspektif spiritual, dan mencicipi tradisi unik yang tak kamu temukan di rumah.

Dari Turki yang romantis hingga Arab Saudi yang penuh khusyuk -Destinasi mana yang paling ingin kamu rasakan Ramadan-nya lebih dulu?

Silahkan hubungi Travel Batam untuk informasi liburan Ramadan di luar negeri. (dr)

Sumber: idntimes