BATAM – Malaysia menjadi salah satu destinasi luar negeri favorit wisatawan Indonesia karena lokasinya yang dekat, biaya perjalanan yang relatif terjangkau, serta menawarkan beragam pilihan wisata mulai dari kota modern, pantai, kuliner, hingga destinasi budaya.

Namun, sebelum berangkat ke Negeri Jiran, ada baiknya wisatawan memahami aturan, etika, dan kebiasaan masyarakat setempat. Malaysia dikenal memiliki penegakan hukum yang cukup tegas, terutama terkait kebersihan, ketertiban umum, dan norma kesopanan.

Baca juga: Liburan Makin Mudah! Imigrasi Batam Buka Layanan Paspor Simpatik Akhir Pekan, Cocok untuk Traveler

Beberapa kebiasaan yang mungkin dianggap biasa di negara lain justru bisa dinilai kurang sopan atau bahkan berujung denda jika dilakukan di Malaysia.

Berikut panduan lengkap mengenai hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama berlibur di Malaysia.

Hal yang Wajib Dilakukan Saat Berwisata ke Malaysia

1. Gunakan Tangan Kanan

Saat makan, bersalaman, atau memberikan dan menerima barang, biasakan menggunakan tangan kanan. Hal ini merupakan bentuk sopan santun yang dihargai dalam budaya masyarakat Malaysia.

Baca juga: Lupakan Paket Roaming Mahal! Cuma Rp132 Ribu, Internet Aktif 5 Hari di Indonesia, Singapura, Malaysia dan Thailand

2. Gunakan Jempol Saat Menunjuk

Mengarahkan telunjuk kepada seseorang dianggap kurang sopan.

Sebagai gantinya, masyarakat Malaysia lebih terbiasa menggunakan ibu jari atau jempol kanan dengan jari lainnya menggenggam.

3. Berpakaian Sopan

Saat mengunjungi tempat ibadah seperti masjid, kuil, maupun lokasi wisata religi, gunakan pakaian yang menutupi bahu dan lutut.

Beberapa tempat wisata seperti Batu Caves atau Putra Mosque juga menyediakan penutup pakaian bagi pengunjung.

4. Lepaskan Alas Kaki

Sebelum memasuki rumah warga, masjid, maupun kuil, lepaskan sepatu atau sandal sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya setempat.

5. Isi Malaysia Digital Arrival Card (MDAC)

Seluruh wisatawan asing, termasuk WNI yang memenuhi ketentuan, diwajibkan mengisi Malaysia Digital Arrival Card (MDAC) secara online maksimal tiga hari sebelum tiba di Malaysia.

Pastikan data yang diisi sesuai dengan paspor dan rencana perjalanan.

6. Patuhi Aturan Lalu Lintas

Gunakan zebra cross saat menyeberang jalan dan ikuti lampu lalu lintas.

Malaysia dikenal memiliki lalu lintas yang tertib dengan penegakan aturan yang cukup disiplin bagi pejalan kaki maupun pengendara.

Hal yang Sebaiknya Dihindari

1. Bermesraan di Tempat Umum

Berpelukan atau berciuman di ruang publik sebaiknya dihindari karena dapat dianggap tidak sesuai dengan norma kesopanan masyarakat setempat.

2. Merokok di Area Terlarang

Malaysia memiliki aturan ketat mengenai aktivitas merokok dan vaping.

Merokok dilarang di restoran, area makan terbuka, halte, transportasi umum, taman tertentu, serta berbagai fasilitas publik lainnya.

Pelanggaran dapat dikenai sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

3. Membawa Durian ke Hotel

Banyak hotel, bus, hingga kereta di Malaysia melarang penumpang membawa durian karena aromanya yang sangat menyengat.

Larangan ini biasanya tercantum jelas pada pintu masuk hotel maupun kendaraan umum.

4. Makan dan Minum di Transportasi Umum

Penumpang MRT, LRT, maupun bus kota tidak diperbolehkan makan atau minum selama perjalanan.

Aturan ini diterapkan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan seluruh pengguna transportasi.

5. Menyentuh Kepala Orang Lain

Dalam beberapa budaya di Malaysia, kepala dianggap sebagai bagian tubuh yang dihormati.

Karena itu, hindari menyentuh kepala orang lain, termasuk anak-anak, kecuali jika memang sudah sangat akrab.

6. Membuang Sampah Sembarangan

Malaysia menerapkan aturan yang cukup tegas terkait kebersihan lingkungan.

Membuang sampah sembarangan dapat dikenai denda sesuai peraturan daerah setempat. Oleh karena itu, selalu manfaatkan tempat sampah yang tersedia.

Agar Liburan Lebih Praktis dan Nyaman

Jika ingin menikmati perjalanan tanpa harus repot menyusun itinerary, memesan hotel, maupun mengatur transportasi, Anda bisa memilih paket wisata dari agen perjalanan terpercaya.

Wisatawan dapat mengikuti berbagai guided tour di Kuala Lumpur maupun Penang melalui platform perjalanan seperti tiket.com. Sementara bagi masyarakat Batam, tersedia pula paket wisata Malaysia dari Nadif Travel Batam yang menawarkan perjalanan lebih praktis, mulai dari pengurusan transportasi hingga jadwal kunjungan ke berbagai destinasi populer.

Dengan memahami etika, budaya, dan aturan yang berlaku, liburan ke Malaysia akan terasa lebih nyaman, aman, dan menyenangkan tanpa khawatir melanggar peraturan setempat. (dr)