SINGAPURA – Kabar penting bagi wisatawan Indonesia yang sering bepergian ke Singapura melalui jalur laut. HarbourFront Centre, salah satu pusat transportasi dan perbelanjaan paling populer di Singapura, akan resmi berhenti beroperasi mulai Senin, 27 Juli 2026.

Penutupan ini dilakukan sebagai bagian dari proyek pembangunan ulang kawasan HarbourFront yang akan disulap menjadi kompleks modern berisi perkantoran, area ritel, dan taman layang.

Meski demikian, wisatawan dari Batam dan Kepulauan Riau tidak perlu khawatir. Operasional feri Batam-Singapura dipastikan tetap berjalan normal tanpa perubahan jadwal maupun rute pelayaran.

Baca juga: 10 Kota di Dunia yang Mulai Batasi Turis, Ada yang Kenakan Pajak hingga Denda untuk Selfie Terlalu Lama

Terminal Feri Pindah ke Lokasi Baru

Seluruh layanan feri internasional dan kapal pesiar yang sebelumnya beroperasi di HarbourFront Centre akan dipindahkan ke terminal baru Singapore Cruise Centre yang beralamat di 5 HarbourFront Avenue.

Lokasi baru tersebut hanya berjarak sekitar 70 meter dari terminal lama dan masih berada di kawasan HarbourFront. Penumpang dapat mengaksesnya dengan mudah melalui Stasiun MRT HarbourFront Exit B.

Pihak Singapore Cruise Centre memastikan perpindahan terminal tidak memengaruhi jadwal keberangkatan maupun kedatangan kapal.

Baca juga: 7 Hidden Gems Bintan yang Jarang Diketahui Wisatawan, Ada Pantai Rahasia hingga Vihara yang Dicengkeram Pohon Raksasa

Feri Batam-Singapura Tetap Beroperasi Normal

Penutupan HarbourFront Centre tidak berdampak terhadap layanan feri yang menghubungkan Singapura dengan berbagai pelabuhan di Kepulauan Riau.

Rute menuju Batam Centre, Harbour Bay, Sekupang, Tanjung Balai Karimun, Gold Coast, hingga Pulau Nirup tetap berjalan seperti biasa.

Selain itu, dermaga tempat kapal bersandar juga tidak berubah sehingga pola operasional pelayaran tetap sama seperti sebelumnya.

Jadwal Perpindahan Operator Feri

Proses perpindahan terminal dilakukan secara bertahap sepanjang Juli 2026.

Operator Batam Fast Ferry menjadi perusahaan pertama yang menggunakan terminal baru mulai 7 Juli 2026.

Sementara operator lainnya seperti Horizon Fast Ferry, Majestic Fast Ferry, Sindo Ferry, dan Indo Falcon Shipping & Travel mulai berpindah pada 15 Juli 2026.

Pada tanggal yang sama, seluruh layanan kapal pesiar internasional juga akan beroperasi dari terminal baru.

Penumpang Diminta Datang Lebih Awal

Meski jadwal pelayaran tidak berubah, penumpang disarankan memperhatikan lokasi keberangkatan terbaru agar tidak salah menuju terminal.

Singapore Cruise Centre juga mengimbau penumpang menggunakan transportasi umum karena kapasitas parkir di terminal baru lebih terbatas.

Akses menuju terminal telah dilengkapi jalur pejalan kaki beratap yang terhubung langsung dengan MRT HarbourFront dan pusat perbelanjaan VivoCity.

Bagi wisatawan yang baru pertama kali menggunakan terminal baru, datang lebih awal menjadi langkah terbaik untuk menghindari keterlambatan selama masa transisi.

Mengapa HarbourFront Centre Ditutup?

Penutupan HarbourFront Centre telah diumumkan sejak Oktober 2025 oleh pemiliknya, Mapletree Investments.

Bangunan yang selama ini menjadi salah satu gerbang utama perjalanan laut antara Singapura dan Indonesia itu akan direvitalisasi menjadi gedung setinggi 33 lantai dengan konsep kawasan terpadu modern.

Proyek pengembangan seluas sekitar 123.000 meter persegi tersebut juga akan menghadirkan taman layang seluas 13.000 meter persegi, area tepi laut baru, fasilitas parkir sepeda, serta infrastruktur transportasi berkelanjutan.

Pembangunan kawasan baru ini diperkirakan rampung pada paruh pertama tahun 2031 dan diharapkan menjadi salah satu landmark terbaru di kawasan HarbourFront Singapura. (dr)