BINTAN – Pulau Bintan di Kepulauan Riau selama ini identik dengan pantai eksotis, resort mewah, hingga kawasan wisata elit Bintan Resorts. Namun siapa sangka, di balik pesona laut birunya, Bintan juga menyimpan kekayaan budaya dan sejarah yang begitu memukau.

Bagi Anda yang ingin liburan berbeda, wisata budaya di Bintan bisa menjadi pilihan menarik. Mulai dari kampung tradisional Melayu, masjid bersejarah, desa tua Tionghoa, hingga vihara unik dengan ratusan patung, semuanya menawarkan pengalaman seperti kembali ke masa lalu.

Baca juga: Bukan Bali! Batam Justru Jadi Primadona Libur Sekolah 2026, Pencarian Wisata Naik 236 Persen

Berikut 5 destinasi wisata budaya di Bintan yang wajib masuk bucket list liburan Anda!

1. Kampung Panglong, Desa Tradisional dengan Dapur Arang Unik

Bukan Cuma Pantai! 5 Wisata Budaya di Bintan yang Bikin Serasa Jalan-Jalan ke Masa Lalu

Dapur arang yang mirip piramida di bekas kampung Suku Laut, Bintan (ist)

Jika ingin merasakan suasana Bintan tempo dulu, Kampung Panglong menjadi destinasi pertama yang wajib dikunjungi.

Berlokasi di Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, kampung tradisional ini menghadirkan deretan rumah panggung khas Melayu dengan jalan setapak yang penuh karakter. Suasana tenang dan nuansa kampung nelayan membuat pengunjung seperti sedang melakukan perjalanan lintas waktu.

Daya tarik utama Kampung Panglong adalah keberadaan dapur arang berbentuk kubah unik yang menyerupai rumah suku Eskimo. Bangunan bersejarah ini menjadi saksi kejayaan industri arang di Bintan pada sekitar tahun 1920-an.

Dulunya, Kampung Panglong dikenal sebagai salah satu produsen arang terbesar di Pulau Bintan sebelum akhirnya dihentikan demi menjaga kelestarian hutan bakau. Meski begitu, bangunan dapur arang masih berdiri kokoh dan menjadi spot wisata budaya yang menarik untuk dijelajahi.

Lokasinya sekitar 50 kilometer atau satu jam perjalanan dari kawasan Bintan Resorts.

Baca juga: Liburan ke Bangka Belitung Makin Mudah! Wings Air Resmi Layani Rute Batam–Pangkalpinang PP

2. Masjid Sultan Riau Penyengat, Masjid Megah yang Dibangun dengan Putih Telur

Bukan Cuma Pantai! 5 Wisata Budaya di Bintan yang Bikin Serasa Jalan-Jalan ke Masa Lalu

Masjid Raya Sultan Riau di Pulau Penyengat adalah simbol kejayaan Kesultanan Riau-Lingga (disbudpar kepri)

Berbicara soal wisata budaya di Bintan, nama Masjid Sultan Riau di Pulau Penyengat tentu tak boleh dilewatkan.

Masjid berwarna kuning dan hijau ini berdiri megah dengan nuansa kerajaan Melayu yang begitu kuat. Untuk menuju ke sini, wisatawan bisa menyeberang menggunakan pompong atau taksi air dari Tanjungpinang.

Keistimewaan masjid ini bukan hanya pada arsitekturnya yang indah, melainkan juga sejarah pembangunannya yang unik. Konon, masjid ini menggunakan campuran putih telur sebagai bahan perekat alami, dipadukan dengan pasir dan kapur untuk memperkuat bangunan.

Masjid Raya Sultan Riau juga memiliki filosofi menarik. Jumlah 13 kubah dan 4 menara, total 17, melambangkan jumlah rakaat salat wajib dalam sehari.

Tak hanya itu, di kompleks masjid juga tersimpan Al-Qur’an berusia sekitar 150 tahun, menjadi saksi bisu perjalanan panjang peradaban Islam Melayu di Pulau Penyengat.

Tak heran jika tempat ini menjadi salah satu ikon wisata sejarah dan spiritual paling terkenal di Kepulauan Riau.

3. Desa Senggarang, Kampung Tua Tionghoa dengan Kuil Berusia Ratusan Tahun

Bukan Cuma Pantai! 5 Wisata Budaya di Bintan yang Bikin Serasa Jalan-Jalan ke Masa Lalu

Di pulau ini bermukim komunitas Tionghoa, dipenuhi klenteng tua (dok kompasiana)

Masih di kawasan Bintan, Anda juga bisa menjelajahi Desa Senggarang, salah satu kampung tua yang dipercaya menjadi pemukiman pertama etnis Tionghoa Teochew di wilayah ini sejak abad ke-18.

Desa nelayan yang tenang ini menyimpan jejak sejarah dan budaya yang begitu kuat. Pengunjung dapat melihat perpaduan rumah panggung tradisional, kuil tua, hingga kehidupan masyarakat lokal yang masih sangat kental.

Dua landmark paling terkenal di Senggarang adalah Kuil Lau Ya Keng dan Banyan Tree Temple, kuil unik yang diperkirakan telah berusia lebih dari 200 tahun.

Menariknya, saat berjalan di lorong kampung, Anda akan menemukan cermin-cermin kecil di atas pintu rumah warga. Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa setempat, benda tersebut dipercaya mampu memantulkan energi negatif dan roh jahat.

Selain wisata budaya, wisatawan juga bisa menikmati camilan khas lokal seperti kerupuk dan udang goreng renyah.

4. Grotto Santa Maria, Tempat Ziarah Tenang Dekat Pantai Trikora

Tak jauh dari kawasan Pantai Trikora, sekitar 20 menit perjalanan, terdapat sebuah tempat wisata religi dan budaya yang cukup unik, yaitu Grotto Santa Maria.

Tempat ini menjadi lokasi ziarah umat Nasrani dengan suasana yang tenang dan damai. Pengunjung akan disambut diorama “Jalan Salib” berupa patung batu kapur yang menggambarkan kisah penyaliban Yesus Kristus.

Daya tarik utamanya adalah Patung Bunda Maria berbobot sekitar 250 kilogram yang menjadi simbol spiritual kawasan tersebut.

Keberadaan tempat ini juga menjadi bukti sejarah perkembangan komunitas Katolik di kawasan Trikora sejak era 1960-an.

5. Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, Kuil 500 Lohan yang Viral di Bintan

Kalau Anda mencari spot wisata budaya yang Instagramable sekaligus sarat nilai spiritual, Vihara Ksitigarbha Bodhisattva wajib masuk daftar kunjungan.

Destinasi yang juga dikenal sebagai Kuil 500 Lohan ini menjadi salah satu landmark paling ikonik di Bintan.

Begitu memasuki area vihara, pengunjung akan disambut bangunan megah dengan suasana damai. Hal paling mencuri perhatian tentu adalah lebih dari 500 patung Lohan atau Arhat dengan ekspresi wajah yang berbeda-beda dan tampak sangat realistis.

Keunikan inilah yang membuat banyak wisatawan terpukau sekaligus penasaran untuk mengabadikan momen di lokasi.

Liburan ke Bintan Tak Harus Selalu ke Pantai

Pulau Bintan ternyata bukan hanya tentang pasir putih dan resort mewah. Pulau ini juga menyimpan warisan budaya, sejarah, dan spiritual yang luar biasa kaya.

Mulai dari Kampung Panglong yang penuh nostalgia, kemegahan Masjid Sultan Riau Penyengat, desa tua Senggarang, hingga Kuil 500 Lohan yang ikonik, semuanya menawarkan pengalaman liburan berbeda yang tak terlupakan.

Jadi, saat liburan ke Bintan nanti, jangan cuma berburu pantai. Sisihkan waktu untuk menjelajahi sisi budaya Pulau Bintan yang penuh cerita menarik! Informasi paket tour Bintan, bisa hubungi Travel Batam. (dr)

Sumber: bintanresort