BATAM – Kabar menarik datang dari dunia perjalanan internasional. Paspor Malaysia resmi melonjak ke peringkat keenam sebagai paspor terkuat di dunia pada 2026, menjadikannya salah satu dokumen perjalanan paling “sakti” bagi para pelancong global.
Menurut laporan Henley & Partners melalui pemeringkatan tahunan Henley Passport Index, pemegang paspor Malaysia kini bisa menikmati akses bebas visa ke 183 dari 227 negara dan wilayah di seluruh dunia.
Capaian ini menjadi rekor tertinggi Malaysia sepanjang lebih dari dua dekade sejarah indeks tersebut. Sebelumnya, posisi terbaik negara tersebut hanya berada di peringkat ke-8 pada 2014, sementara pada tahun-tahun lain biasanya bertahan di kisaran peringkat 10 hingga 14.
Lonjakan peringkat ini membuat Malaysia bahkan sempat mengungguli beberapa negara Barat, termasuk Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa dalam daftar terbaru.
Di kawasan Asia Tenggara sendiri, kekuatan paspor Malaysia masih berada di posisi kedua setelah Singapore, yang hingga kini tetap mempertahankan gelar paspor terkuat nomor satu di dunia. Warga Singapura dapat memasuki 193 destinasi tanpa visa, menjadikannya salah satu negara dengan mobilitas global tertinggi.
Departemen Imigrasi Malaysia menyebut pencapaian ini sebagai bukti kepercayaan internasional yang kuat terhadap Malaysia, baik dari sisi stabilitas negara, hubungan diplomatik, hingga reputasi globalnya.
Para analis juga menilai bahwa kekuatan paspor tidak sekadar soal kemudahan wisata. Indikator ini sering digunakan untuk melihat tingkat kredibilitas diplomasi, stabilitas politik, dan kualitas tata kelola suatu negara di mata komunitas internasional.
Pemeringkatan Henley Passport Index sendiri disusun berdasarkan data perjalanan global dari International Air Transport Association, yang mencakup 199 paspor di seluruh dunia dan diperbarui secara berkala untuk mencerminkan perubahan kebijakan visa global.
Sementara Malaysia mencatat lonjakan signifikan dan Singapura tetap dominan, posisi paspor Indonesia juga menunjukkan perkembangan meski masih berada di luar 50 besar dunia.
Paspor Indonesia saat ini berada di peringkat ke-65 dunia, dengan akses ke 78 destinasi tanpa visa atau visa on arrival (VoA).
Di Asia Tenggara, Indonesia menempati posisi keenam, di bawah Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Philippines.
Bagi para traveler, kekuatan paspor seperti ini menjadi faktor penting karena menentukan seberapa mudah seseorang menjelajah dunia tanpa proses visa yang rumit. Semakin kuat sebuah paspor, semakin luas pula pintu dunia yang terbuka bagi pemiliknya. (dr)
Sumber: cnnindonesia

Comments