HARBIN – Festival Es dan Salju Harbin kembali mencuri perhatian dunia. Ajang wisata musim dingin terbesar di Cina ini sukses menyulap Kota Harbin, Provinsi Heilongjiang, yang dikenal bersuhu ekstrem, menjadi negeri es megah bak dunia fantasi. Festival ini digelar hingga akhir Februari 2026 dan menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Bertajuk Harbin Ice and Snow World, festival resmi dibuka pada 5 Januari 2026 dengan pertunjukan drone spektakuler, instalasi es berukuran raksasa, serta beragam atraksi musim dingin.
Meski begitu, area pameran sejatinya sudah dapat dikunjungi sejak pertengahan Desember 2025. Seluruh rangkaian acara akan berlangsung selama suhu beku memungkinkan karya seni es tetap terjaga.
Mengutip Travel and Leisure Asia, Festival Es dan Salju Harbin 2026 menghadirkan 10 rute wisata tematik dengan lebih dari 200 agenda budaya, olahraga, ekonomi, dan perdagangan.
Tiga lokasi utama menjadi pusat perhatian, masing-masing menawarkan pengalaman unik yang berbeda.
Harbin Ice and Snow World, “Disneyland dari Es”
Zona paling ikonik ini menampilkan patung es raksasa berarsitektur megah yang memukau. Area ini buka setiap hari pukul 11.00–22.00. Waktu terbaik berkunjung adalah sekitar pukul 15.00, saat pengunjung dapat menikmati keindahan patung es di siang hari sebelum berubah menjadi panorama warna-warni saat malam tiba.
Beragam atraksi tersedia, mulai dari Snow Ferris Wheel, pertunjukan tari dan akrobat es, kuliner khas Harbin, hingga aktivitas musim dingin seperti skating, ski, dan bersepeda di atas es. Pengunjung disarankan tidak berlama-lama lebih dari empat jam karena suhu yang semakin menusuk setelah matahari terbenam.
Sun Island, Galeri Patung Salju Internasional

Sun Island atau International Snow Sculpture Art Expo menjadi ruang unjuk karya seniman patung salju dari berbagai negara. Patung salju berskala monumental tampak paling memukau di bawah sinar matahari.
Kawasan ini buka pukul 08.00–16.00 dan ideal dieksplorasi selama dua hingga tiga jam. Wisatawan disarankan datang pada pagi hingga menjelang siang, sebelum melanjutkan kunjungan ke Ice and Snow World pada sore hari.
Zhaolin Park, Lentera Es Favorit Keluarga
Berada di pusat kota, Zhaolin Park menawarkan instalasi lentera es miniatur yang ramah anak. Lebih dari 300 patung dipamerkan, sebagian besar karya mahasiswa dan pemahat es muda, lengkap dengan pencahayaan internal dan figur fantasi.
Taman ini buka pukul 09.00–21.00 dan dilengkapi wahana seluncuran es kecil serta kompetisi pahatan es yang bisa disaksikan pengunjung.
Menurut data pemerintah setempat yang dilansir China Daily, Harbin mencatat 1,4 juta kunjungan wisatawan hanya pada hari pertama libur Tahun Baru, meningkat 11,4 persen dibanding tahun sebelumnya.
Dengan suhu Januari yang kerap turun hingga di bawah minus 20 derajat Celcius, festival ini tak hanya menjadi perayaan budaya es dan salju, tetapi juga ujian ketahanan wisatawan terhadap cuaca ekstrem.
Harbin, Kota Es di Timur Laut Cina
Harbin merupakan ibu kota Provinsi Heilongjiang dan terletak di tepi Sungai Songhua. Kota ini dikenal sebagai pusat politik, ekonomi, budaya, dan transportasi utama di Cina Timur Laut.
Julukan “Kota Es” melekat kuat karena musim dinginnya yang berlangsung hingga lima bulan dengan suhu malam hari kerap berada di bawah nol.
Festival Es dan Salju Harbin pertama kali digelar pada 1963 di Taman Zhaolin, sebelum berkembang menjadi agenda internasional tahunan sejak 1985.
Sejak 2001, festival ini juga digabung dengan Festival Ski Internasional Heilongjiang, memperkuat posisinya sebagai ikon wisata musim dingin dunia.
Tak hanya itu, Harbin juga tercatat sebagai tuan rumah Asian Winter Games 2025, yang semakin mengukuhkan reputasinya sebagai pusat olahraga dan pariwisata musim dingin Asia.
Dengan perpaduan seni, budaya, dan tantangan cuaca ekstrem, Festival Es dan Salju Harbin 2026 kembali membuktikan diri sebagai salah satu destinasi musim dingin paling spektakuler di dunia.
Jika anda ingin liburan ke Harbin, anda bisa menghubungi Travel Batam untuk informasi lebih lanjut. (dr)

Comments